Tumbuh Subur dan Berbuah Banyak, Kebun Kurma di Cilegon Kerap Diserbu Ibu-Ibu

2896

CILEGON, BCO.CO.ID – Jika biasanya pohon kurma (Phoenix Dactilyfera) tumbuh dan berkembang di kawasan Jazirah Arab, namun siapa sangka di Kota Cilegon yang umumnya beriklim topis ada sebuah Agrowisata yang berhasil mengembangkan tanaman kurma yang dapat dipetik langsung dari pohonnya.

Berlokasi di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Agrowisata Waras Farm milik Hendra Andiarto ini, memiliki puluhan batang pohon kurma yang tumbuh subur. Bahkan 10 pohon di antaranya telah berbuah dan siap dipetik untuk dikonsumsi.

Hendra mengatakan, ia tertantang menanam kurma karena ingin mematahkan mitos tanaman ini tidak dapat tumbuh dan berbuah di Indonesia. Namun berkat ketekunan yang ia jalani selama bertahun-tahun, 10 batang pohon kurma yang berumur 3 sampai 6 tahun itu kini telah menunjukan hasil. “Unik aja, dan saya suka tantangan karena mitosnya kurma itu susah berbuah di Indonesia. Tapi setelah kita tanam, kita kembangkan ternyata bisa tumbuh dan berbuah,” kata Hendra, pemilik Waras Farm, Sabtu 05 Juni 2021.

Dikatakan, perawatan tumbuhan kurma sendiri lumayan gampang asalkan tetap memperhatikan asupan nutrisi yang akan diserap oleh tanaman yang berumur panjang ini. Ada beberapa trik untuk membuat pohon kurma tumbuh subur, yakni dengan melakukan penyiraman rutin, penebaran pupuk, serta pemberian garam kasar yang bertujuan untuk menggemburkan tanah. “Perawatannya sama kayak tumbuhan palm lainnya, kayak sawit, kelapa, dan lainnya. Kalau kurma itu harus diperhatikan pupuknya, nutrisinya, perawatannya. Terutama penyakitnya, biasanya jamur,” ujarnya.

Masih kata Hendra, dalam satu pohon kurma itu bisa menghasil 30 kilogram buah kurma yang siap dikonsumsi. Bahkan, tak jarang banyak orang dari kalangan wanita yang datang untuk memburu buah kurma muda karena dipercaya sebagai obat untuk segera memiliki keturunan. “Belum dijual untuk umum, orang datang lihat kurma excited apalagi yang belum punya momongan pasti mereka kesini metik untuk obat untuk mendapatkan keturunan,” imbuhnya.

Menurut Hendra, ada keunggulan tersendiri jika menanam pohon kurma pada iklim tropis. Selain dapat berbuah dua kali dalam setahun, buah yang dihasilkan pun terasa lebih manis ketika buah tersebut belum cukup matang atau masih yang berwarna kuning. “Keunggulan komparatif kita di iklim tropis itu kita bisa berbuah dua kali dalam setahun,” terang Hendra.

Saat ini ada lima jenis pohon kurma yang dikembangkan oleh Hendra, kurma-kurma tersebut di antaranya, kurma ajwa, kholas, deglet noor, barhi, um ed dahan, dan lain-lain. []

 

0Shares