Iklan Ucapan

Pemuda di Anyer Ditangkap Karena Diduga Jualan Tembakau Gorila Sambil Nyabu

2799

CILEGON.BCO.CO.ID – Seorang warga Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, berinisial SEP (25),ditangkap petugas kepolisian Satnarkoba Polres Cilegon pada Kamis siang 11 November 2021.

SEP ditangkap petugas kepolisian atas informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas peredaran tembakau gorila di kawasan ini. Saat diamankan, SEP berada di depan sebuah bengkel di Kampung Pengabuan Baru, Desa Mekarsari, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Saat dilakukan penggeledahan kepadanya, petugas menemukan satu bungkus plastik klip kecil berisi kristal bening diduga narkoba jenis sabu sisa pakai seberat 0,28 gram.

Iklan Ucapan

“Didapati barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisikan kristal warna putih, diduga narkotika jenis sabu-sabu sisa pakai dibungkus kertas timah warna silver yang disimpan di dalam tas selempang yang dipakai tersangka,” ungkap AKP Shilton, Kasatnarkoba Polres Cilegon, Sabtu 13 November 2021.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan intensif kepada pemuda tersebut dan mendapati barang bukti baru, yakni 11 bungkus bahan daun yang diduga sebagai tembakau gorila atau tembakau sintetis. Barang-barang itu di antaranya tiga bungkus bahan daun, delapan bungkus plastik bahan daun di dalam lakban cokelat.

Menurut tersangka SEP, lanjut AKP Shilton, barang-barang itu merupakan tembakau mole serta satu buah timbangan digital yang disimpan disamping bengkel tersebut

“Tersangka menjelaskan bahwa narkotika jenis tembakau gorila tersebut sudah habis dan hanya tersisa campurannya saja. Diketahui bahwa tersangka mendapatkan narkotika jenis sabu-sabu tersebut dari seseorang yang bernama UWO masih DPO (Daftar Pencarian Orang-Red) dengan cara membelinya seharga Rp500.000. Kemudian tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres Cilegon untuk penyelidikan lebih lanjut,” papar Shilton.

Polisi berjanji akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus tersebut. Sementara, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kandungan barang bukti yang didapatkannya ke Laboratorium Forensik Mabes Polri.

“Kita lakukan UJI laboratorium barang bukti ke Labfor Polri guna mengetahui kandungan bahan daun dan sabu-sabu,” pungkasnya. []

0Shares