Iklan Ucapan

Kritik Pengesahan Perubahan APBD, Mahasiswa KAMMI Dijatuhkan Lalu Diseret Pamdal DPRD Cilegon

2604

CILEGON, BCO.CO.ID – Sejumlah mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Cilegon, diusir paksa petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPRD Kota Cilegon saat mengkritik anggota dewan dan Pemerintah Kota Cilegon ketika melakukan rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin 06 September 2021.

Bahkan, salah seorang mahasiswa itu dijatuhkan para petugas hingga tengkurap di lantai sebelum diseret keluar secara paksa. Sebelumnya, para mahasiswa ini masuk ke gedung wakil rakyat dengan membawa spanduk besar bertuliskan penolakan perubahan anggaran APBD yang rapatnya dilakukan di luar kota.

Iklan Ucapan

Ketua KAMMI Cilegon Ediansyah menyebut, jika pengesahan perubahan anggaran itu maladministrasi karena dilakukan di luar kota dan tidak melibatkan masyarakat Kota Cilegon. “Dilakukan di luar kota, tiba-tiba di sah-kan disini dan juga tidak ada transparansi apa yang menjadi dari hasil anggaran perubahan APBD itu,” ujar Ediansyah, Ketua KAMMI Cilegon.

Menurutnya, hal itu sudah tidak benar untuk dilakukan. Pihaknya juga bakal melayangkan mosi tidak percaya kepada DPRD Kota Cilegon dan Pemerintah Kota Cilegon selaku lembaga legislatif dan lembaga eksekutif. “Ini kalau sudah di sah-kan maka kami akan mengeluarkan somasi dan juga mosi tidak percaya terhadap Pemkot dan DPRD,” pungkasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak DPRD Kota Cilegon maupun Pemerintah Kota Cilegon terkait tindakan mahasiswa yang mengkritik kedua lembaga itu. []

0Shares