Iklan Ucapan

Dinding Penahan Jembatan di Watu Lawang Ambrol, Akses Warga Terancam

1874

CILEGON, BCO.CO.ID – Dinding penahan jembatan di Lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grorgol, Kota Cilegon, ambrol. Tanahnya tergerus air setelah hujan deras.

Warga kelahiran Lingkungan Watu Lawang, Sandawi Dilaga mengatakan, peristiwa ambrolnya dinding penahan tersebut diketahui warga pada Kamis 28 Januari 2021 lalu. Diduga cuaca dan kontur tanah yang labil menjadi penyebab utama jembatan yang dibangun tahun 2004 tersebut.

Iklan Ucapan

“Ketahuannya kamis pagi, dua hari yang lalu. Itu kondisi malamnya kan ujan yah, jadi mungkin karena jembatannya sudah lama, ditambah aliran sungai yang deras dan kontur tanah yang labil akhirnya ambrol dindingnya,” kata Sandawi kepada BCO, Sabtu 30 Januari 2021.

Sandawi yang juga Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) demisioner periode 2008 – 2010 ini mengatakan, jika terus dibiarkan seperti itu warga khawatir jembatan tersebut ambruk dan akses warga terputus. Sebab, kondisi cuaca di awal tahun 2021 terbilang cukup ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Terlebih secara geografis, letak Lingkungan Watu Lawang yang berada di perbukitan membuat wilayah ini rentan bencana longsor sehingga dikhawatirkan akan membuat jembatan itu terputus.

“Kalau dibiarkan terus sih bisa mengancam akses warga. Soalnya ini dipakai juga sama warga dari beberapa perkampungan di wilayah perbukitan. Warga Bojonegara lewat sini, aksesnya lebih cepat kalau ke Cilegon,” ujarnya.

Lebih lanjut Sandawi mengungkapkan, jembatan yang dibangun pada tahun 2004 tersebut merupakan hasil swadaya warga bersama unsur pemerintah untuk memberikan kemudahan akses demi mendukung aktivitas warga setempat. “Dulu dibangunnya gotong royong, swadaya antara pemerintah sama warga,” tandasnya.

Sementara hingga berita ini ditulis, Lurah Gerem, Deni Yuliandi belum dapat dikonfirmasi terkait ambolnya dinding penahan jembatan tersebut. []

0Shares